DEFINISI DAN APLIKASI CLADDING

CLADDING. 

Sebagian dari anda pasti sering mendengar istilah tersebut dalam bidang konstruksi dan arsitektur.

Cladding adalah struktur eksterior pada bangunan yang dipasang pada dinding luar sebagai finishing. Cladding berfungsi sebagai kerangka yang menopang struktur utama eksterior suatu bangunan. 

Cladding ini disebut memiliki dual fungsi, yakni sebagai salah satu elemen yang memberikan tampilan indah pada bangunan, serta sebagai proteksi agar bangunan tak mudah tersentuh kotoran atau polusi dari luar yang mengakibatkan struktur eksterior bangunan mudah rusak. Meskipun sejatinya cladding tidaklah 100 persen tahan terhadap angin atau air, namun minimal cladding diperlukan dalam menambah style eksterior sebuah bangunan. (Sumber: architectaria.com)


Ada beberapa jenis cladding yang perlu Anda ketahui:

1. Batu-batuan

Batu merupakan material cladding yang menggunakan batuan dengan tekstur unik. Batu-batuan ini berfungsi sebagai pengontrol suhu ruangan. Kelemahan dari cladding jenis ini adalah harga yang lebih mahal.

2. Wood Cladding

Cladding bahan kayu sering diaplikasikan pada bangunan yang lebih memilih konsep tradisional dan natural. Pemasangan cladding bahan kayu biasanya secara berbaris atau tumpang tindih . Cladding tipe ini dapat menahan cuaca secara alami, namun dalam perawatannya membutuhkan perawatan yang lebih untuk meghindari rayap.

 3. EIFS

Eksterior Isolasi and Finish System adalah salah satu material cladding yang banyak diaplikasikan di gedung perkantoran, sekolah,  atau perumahan. Pemasangan dilakukan dengan merekatkan EIFS pada permukaan yang datar menggunakan adhesive. Teknik pemasangan ini tergolong mudah dan rapi.

4. Metal Cladding
Berbeda dengan tipe yang sebelumnya, cladding tipe ini biasanya menggunakan bahan material baja dan alumunium composite panel yang sebagian besar digunakan pada bangunan rumah. Untuk itu tak heran jika penggunaan  cladding tipe ini lebih mudah ditemui pada rumah didaerah pesisir. Bahan material acp yang sifatnya tidak udah berkarat serta tahan lama menyebabkan pengguaan cladding tipe ini terbilang cukup mahal dibandingkan cladding yang lainnya.

5. UPVC Cladding
UPVC Cladding mulai ramai dipakai pada bangunan. Karena harganya yang terbilang lebih murah, kuat, warna tidak mudah pudar, serta tidak berkarat. Bahan ini mudah untuk dipotong sehingga memudahkan dalam pergantian jika terjadi kerusakan.
Pemilihan Atap UPVC sebagai bahan cladding adalah karena ketahanannya terhadap angin, air, bahkan jamur. Jadi pemilihan atap UPVC bukan hanya melihat dari segi struktur tetapi juga dari segi estetika.